BANGKEP – Komisi II DPRD Banggai Kepulauan (Bangkep) mendukung sokongan anggaran terhadap program pengentasan krisis air bersih di wilayah Peling Barat, khususnya di Kecamatan Bulagi bersaudara.
Sikap Komisi II ini terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bangkep pekan lalu. Dukungan itu juga menyusul akan digelontorkannya anggaran penanganan krisis air bersih Bulagi bersaudara dari kementerian terkait.
Informasinya, total anggaran untuk program tersebut mencapai Rp90 miliar lebih yang dibagi menjadi dua tahap pengerjaan. Tahap pertama senilai Rp47 miliar, disusul sisanya untuk tahap kedua.
Ketua Komisi II DPRD Bangkep, Irwanto IT Bua mengatakan, saat ini pemerintah daerah (Pemda) tengah mengupayakan penyelesaian pembebasan lahan yang akan dilalui jalur instalasi jaringan air bersih sepanjang 36 kilometer.
“Untuk tahap awal Pemda akan fokus menyelesaikan pembebasan termasuk mempersiapkan lahan sepanjang 14 kilometer,” ungkapnya beberapa hari lalu.
Menurutnya, Pemda minimal menyiapkan dukungan dana senilai Rp1 miliar untuk biaya ganti rugi include dengan biaya pembersihan dan pemasangan pipa.
“Sekarang masih dalam proses pendataan pemilik lahan. Pemda juga sedang memantapkan data sebab disinyalir jalur pipa juga masuk kawasan hutan lindung,” ungkapnya.
Irwanto memastikan pihaknya akan mendorong percepatan realisasi program agar krisis air bersih di Bulagi bersaudara segera berakhir.***
















