banner 728x90

Breaking News! Ratusan Siswa di Salakan Keracunan Menu Makanan Bergizi

Sejumlah siswa SMA korban keracunan menu MBG usai mendapat penanganan oleh pihak RSUD Trikora Salakan, Rabu 17 September 2025.[FOTO: L IMAN F]
banner 500x50

BANGKEP – Ratusan siswa sekolah di Kota Salakan, Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Sulawesi Tengah (Sulteng) mengalami keracunan massal, Rabu 17 September 2025.

Para siswa diduga keracunan usai menyantap menu  program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disediahkan oleh vendor untuk Kecamatan Tinangkung. 

Akibat kejadian itu, para pelajar terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Trikora Salakan.

Salah seorang guru SMK Negeri 1 Salakan, Yatimah H Usman mengatakan, keanehan terlihat beberapa menit setelah para siswa menyantap hidangan makan bergizi.

“Anak-anak makan setelah sholat dzuhur, sekitar  pukul 12.30 Wita. Mendekati pukul 13.00 Wita, beberapa siswa muntah-muntah bahkan beberapa diantaranya pingsan,” ungkapnya.

Siswa sempat mengeluh gatal saat memakan salah satu menu, yakni potongan ikan cakalang goreng. Para guru pun meminta anak didiknya agar tidak  memakan daging ikan tersebut.

“Tapi ada beberapa siswa yang sudah terlanjur makan. Karena sudah banyak yang muntah dan pingsan, kami langsung larikan ke rumah sakit,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang siswa yang dimintai tanggapannya mengaku merasakan mual, sesak nafas disertai pusing.

Amatan awak media, sampai dengan pukul 16.30 Wita, jumlah siswa yang ditangani RSUD ditaksir mencapai lebih dari 300 orang. Mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), SMP, hingga SMA dan SMK (yang ada di Kota Salakan).

Jumlah korban keracunan terus bertambah. Para orangtua murid dan guru tampak berangsur-angsur membawa siswa yang mengalami gejala serupa ke RSUD.

Bahkan, beberapa siswa kondisinya cukup mengkhawatirkan. Kejang-kejang hingga tak sadarkan diri.

Para tim medis cukup dibuat kalangkabut akibat banyaknya korban. Ruang Unit Gawat Darurat (UGD) dan gedung utama RSUD full oleh para pasien.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pun turun tangan. Mereka mendirikan tenda-tenda darurat di halaman RSUD untuk korban keracunan.

Kejadian ini menjadi atensi publik Bangkep. RSUD seketika ramai dikunjungi oleh para pemangku kepentingan. Mulai dari unsur pemerintah daerh (Pemda), kepolisian, TNI, legislatif, dan beberapa stakeholder lainnya.

Masyarakat yang penasaran dengan kejadian ini juga tak ketinggalan memadati RSUD. Sementara orangtua murid harap-harap cemas akan kondisi kesehatan para siswa.

Rencananya, para pihak terkait akan meminta penjelasan vendor MBG Kecamatan Tinangkung sebagai penanggungjawab terkait kasus ini. Namun, belum ditahu persis langkah apa yang akan diambil.***

banner 325x300
banner 250x100
error: Content is protected !!