SALAKAN – Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Harianto Sadardi menyoroti absensi sejumlah anggota legislatif (aleg) dalam rapat paripurna yang digelar DPRD Bangkep, Senin 14 Juli 2025.
Anggota DPRD asal daerah pilih (dapil) II ini menilai perlu adanya tindakan bagi aleg yang kerap mangkir dari undangan agenda penting parlemen. Khususnya rapat paripurna.
“Minta tolong kehadiran teman-teman, pimpinan tolong (disikapi),” tegasnya.
Harianto mengaku, ini bukanlah kali pertama dirinya menyoal keaktifan rekan-rekan sejawatnya. Dia menyayangkan hal itu karena dianggap menghambat pelaksanaan kerja-kerja lembaga.
“Bukan meningkat (kehadiran aleg), tapi malah lebih parah. Ini menunda agenda,” keluhnya.
Amatan awak media, pelaksanaan paripurna hari ini molor hingga 90 menit lebih dari waktu yang tertera dalam undangan.
Harusnya, rapat dimulai pukul 10.00 Wita. Namun karena belum tercapainya korum ditunda sampai pada pukul 11.35 Wita.
Sejumlah aleg yang telah berkantor tampak sibuk menelepon. Mereka mengingatkan anggota dewan di luar kantor agar segera menghadiri paripurna. Untungnya, paripurna bisa berlangsung korum berkat kehadiran 17 aleg.
Marespon sorotan Harianto, Ketua DPRD Bangkep Arkam Supu menyampaikan, perlu ada kesadaran dari tiap-tiap aleg dalam ber-DPR.
“Tidak mungkin pimpinan datang ‘cambuk’ satu-satu (supaya bisa hadir),” singkatnya.***














