banner 728x90

Komisi I DPRD Balut Sambangi Parlemen Trikora, Konsultasi Soal Urusan Internal Lembaga

Komisi I DPRD Balut (kiri) saat berdiskusi dengan sejumlah aleg DPRD Bangkep lintas komisi, akhir pekan lalu di Salakan.[FOTO: L IMAN F]

SALAKAN – Komisi I DPRD Banggai Laut (Balut), Sulawesi Tengah (Sulteng) bertandang ke gedung DPRD Banggai Kepulauan (Bangkep), akhir pekan lalu. 

Dalam kunjungan kali ini, Komisi I DPRD Balut mengutus tiga orang perwakilannya. Mereka adalah Ketua Komisi I Mahdiani Bukamo, Nurbaya, dan Munawan M Mude.

Kedatangan ketiganya diterima pimpinan DPRD Bangkep. Pertemuan berlanjut ke ruang Komisi I DPPD Bangkep. Pada sesi tersebut, nimrung sejumlah anggota legislatif (aleg) DPRD Bangkep lintas komisi.

Mulai dari Ketua DPRD Bangkep Arkam Supu, Wakil Ketua I Rusdin Sinaling, Ketua Komisi I Eko Febrianto Lasata beserta anggotanya, yakni Sartun T Landengo dan Winto, hingga Ketua Komisi II Irwanto IT Bua. Plt Sekretaris DPRD Bangkep Asgar Lalu juga tak ketinggalan.

Pada forum itu, Komisi I DRPD Balut bertanya banyak hal, terutama mengenai metode pengusulan program pokok pikiran (pokir) agar bisa dianggarkan oleh pemerintah daerah (Pemda).

Serta prinsip-prinsip yang digunakan dalam pengambilan kebijakan lembaga yang didalamnya dinaungi oleh puluhan aleg dengan kepentingan berbeda.

Bagi DPRD Bangkep, metode yang rasional dalam perumusan hingga pengusulan pokir adalah, aleg harus menyatukan persepsi dengan eksekutif. Dalam hal ini, harus berpedoman dengan visi misi bupati dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Jangan keluar dari dari dua poin itu. Aspek penting lainnya adalah, Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan hal-hal yang berkaitan dengan urusan konkuren,” jelas Irwanto IT Bua mewakili DPRD Bangkep.

Akan tetapi, situasi anggaran saat ini dirasakan tidak berpihak pada daerah. Kondisi itu menyusul diterapkannya kebijakan efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat. Dimana, banyak pos-pos anggaran yang mengalami pengurangan atau pemotongan.

“Situasi sekarang sulit. Maka harus benar-benar selektif dalam mengusulkan program, harus benar-benar prioritas, tidak keluar dari visi misi, RPJMD, SPM, dan urusan konkuren,” sambung Irwanto.

Sementara itu, Komisi I DPRD Balut berharap ke depan kedua lembaga lintas kabupaten bisa terus bertukar pikiran dalam urusan lembaga.

Ke depan, baik aleg dari DPRD Bangkep maupun Balut bisa intens sharing informasi, untuk peningkatan kulitas kinerja, terutama dalam memaksimalkan tugas dan fungsi lembaga.

“Insya Allah ke depan kita bisa terus bertukar pikiran dan informasi demi kepentingan lembaga dan daerah,” harap pimpinan Komisi I DPRD Balut, Mahdiani.***

banner 680x150
Penulis: Laode Iman FirmansyahEditor: Laode Iman Firmansyah
banner 290x130
banner 400x130 banner 290x130
error: Content is protected !!