banner 728x90

Bongkar Misteri Kematian Adik Naya, Polres Bangkep Lakukan Autopsi

Tim dokter forensik dibantu anggota Polres Bangkep pada proses autopsi jenazah almarhumah Adik Naya, Jumat 13 Juni 2025.[FOTO: HUMAS POLRES BANGKEP]

BANGGAI – Polres Banggai Kepulauan (Bangkep), Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar ekshumasi atau autopsi jenazah almarhumah Hijrah Adriani alias Naya, Jumat 13 Juni 2025.

Kasat Reskrim Polres Bangkep AKP Makmur S H mengatakan, autopsi merupakan tindak lanjut dari proses penyelidikan kasus ini yang melibatkan sejumlah dokter forensik serta BKD.

Pada konferensi pers Jumat kemarin, Makmur menyampaikan, pihaknya mengalami kesulitan mengidentifikasi penyebab kematian bocah lima tahun asal Kabupaten Banggai Laut (Balut) tersebut pada pemeriksaan tahap awal.

“Sebab pada pemeriksaan awal kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan sehingga sulit untuk menyimpulkan penyebab kematian atau jenis kekerasan yang mungkin terjadi,” ungkapnya.

Karena belum menemui titik terang, Polres pun memutuskan autopsi dengan harapan mendapatkan petunjuk pasti penyebab kematian jenazah berdasarkan investigasi forensik.

Dokter Forensik Asrawati Azis yang memimpin jalannya autopsi menjelaskan, tim telah memeriksa jenazah secara menyeluruh. Mulai dari sampel bagian tubuh hingga tulang telah dikumpulkan untuk analisis lebih lanjut di laboratorium forensik.

Hasil akhir autopsi diharapkan dapat mengungkap kejelasan apakah terdapat tanda-tanda kekerasan yang menyebabkan meninggalnya Adik Naya.

“Kami telah mengambil sampel yang diperlukan dan saat ini menunggu hasil pemeriksaan dari lab. Hasilnya akan menjadi dasar bagi penyidik untuk menyimpulkan apakah kejadian ini berkaitan dengan tindak pidana atau tidak,” katanya.

Disampaikan, kasus ini masuk laporan polisi pada tanggal 4 Februari 2025. Almarhumah Naya dilaporkan hilang pada Sabtu 1 Februari 2025 hingga akhirnya ditemukan meninggal empat hari kemudian, tepatnya 4 Februari 2025.

Olehnya, Polres Bangkep mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar menunggu hasil resmi hasil autopsi. Polisi juga berjanji akan bekerja profesional dalam mengungkap kasus ini.

“Kami mohon masyarakat tidak membuat opini atau asumsi sendiri yang tidak didukung oleh fakta dan keilmuan. Percayakan kepada Polri untuk menjalankan tugasnya secara profesional,” pungkas AKP Makmur.***

banner 680x150
banner 290x130
banner 400x130 banner 290x130
error: Content is protected !!