BALUT – Kinerja Pemerintah Daerah (Pemda) Banggai Laut terus menunjukan trend positif. Beragam capaian tak henti diraih Pemda Balut, termasuk predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam hal pengelolaan keuangan yang diraih secara berturut-turut.
Hal ini sejalan dengan kemajuan pembangunan lintas sektor. Terkait itu, Bupati Banggai Laut, Sofyan Kaepa pun mengumbar salah satu kunci keberhasilan pemerintahan pimpinannya hingga memasuki masa jabatan dua periode.
“Kami (bupati, wakil bupati, dan ketua DPRD) sadar akan posisi sebagai penyelenggara pemerintahan daerah. Kami menjauhkan kepentingan pribadi dan ego politik demi satu tujuan, yakni membangun daerah. Kuncinya harmonisasi penyelenggara pemerintahan,” ungkap Sofyan pekan lalu.
Kata Sofyan, capaian terbaru Pemda Balut adalah peringat pertama di Sulteng dalam hal pelayanan publik, dan terbaik kedua di Indonesia. Segala kemudahan bagi rakyat diupayakan Pemda. Menurut Sofyan, itu menjadi salah satu indikator penting kepuasaan rakyat terhadap pemerintahannya.
Pemda Balut, masih kata dia, berusaha menyuguhkan transparansi dalam pengelolaan keuangan dengan menghedepankan partisipasi publik.
Terkait hal-hal positif yang telah dicapai, Sofyan menolak jika itu adalah karya dirinya semata. Melainkan buah dari kerja keras dan kerja sama seluruh lapisan penyelenggara pemerintahan di semua tingkatan dengan didukung oleh masyarakat.
“Apa yang sudah kita capai hari ini bukan hanya karena saya, tapi karena kita semua yang telah bekerja sama,” ungkapnya.
Sofyan berharap, pembangunan Balut akan semakin maju. Usia Balut sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) termudah di Sulteng bukanlah halangan untuk menyeratakan kedudukan daerah dengan kabupaten lainnya di Sulteng.***














