SALAKAN – DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Sulawesi Tengah (Sulteng) menunjukan sinergitas dengan pemerintah daerah (pemda) setempat dalam mendorong percepatan realisasi pembangunan Pelabuhan Salakan.
Setidaknya, hal itu terlihat dalam pertemuan antara anggota Komisi II DPRD Burhan Alelaga dan Erik Lauw dengan Wakil Bupati Bangkep Serfi Kambey dalam perjalanan laut rute Luwuk menuju Salakan, Senin 16 Juni 2025 pekan ini.
Ketiganya memang tidak bertemu dalam forum resmi. Sekalipun begitu, namun perbincangan mereka menunjukkan keseriusan serta komitmen dua lembaga penyelenggara pemerintahan daerah dalam menyikapi rencana pelaksanaan proyek yang dibandrol Rp90 miliar tersebut.
Burhan Alelaga mengatakan, pemda harus benar-benar siap menyambut pelaksanaan proyek. Ada beberapa hal yang patut diperhatikan, diantaranya mengenai kesiapan lahan kawasan pelabuhan.
Itu juga yang menjadi catatan hasil koordinasi komisi II dengan Direktorat Perhubungan Laut di gedung Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Jakarta, Jumat 13 Juni 2025.
“Harus steril dari bangunan-bangunan. Pemilik warung makan di atas tanah cakupan kawasan Pelabuhan Salakan harus mulai diimbau atau disosialisasikan tentang rencana pembangunan proyek ini,” kata Burhan diaminkan Erik Lauw.
Erik Laut melanjutkan, yang tak kalah penting adalah, mencegah segala bentuk potensi yang bisa menimbulkan riak di tingkatan masyarakat.
Sebelumnya, melalui pesan WhatApp Erik menyampaikan, tujuan komisi II menyambangi direktorat untuk memperjelas kepastian pelaksanaan pembangunan pelabuhan bongkar muat kontainer di Pantai Indah Salakan (PIS).
“Koordinasi ke direktorat merupakan tindak lanjut dari hasil rapat kerja antara komisi II dengan Dinas Perhubungan Bangkep beberapa waktu lalu,” terang politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.
Saat ini, lanjutnya, pelaksanaan pembangunan masih menunggu approval atau persetujuan terkait skema funding. Meski begitu, Erik optimis proyek ini akan terlaksana tahun ini.
“Anggaran tahap awal dipastikan Rp15 miliar, tahap kedua tahun depan dikucurkan lagi sisanya senilai Rp84 miliar,” terangnya.
Sementara itu, Wabup Serfi berharap Pelabuhan Salakan segera dibangun dan dimanfaatkan. Bukan hanya menopang perekonomian rakyat serta daerah, tapi akan menjadi salah satu kebanggaan bagi seluruh masyarakat Bangkep.
“Kita berdoa pengerjaannyan berjalan tanpa hambatan sehingga bisa segera dinikmati oleh masyarakat,” pungkasnya.***














