BANGKEP – Program donasi BPJS Kesehatan dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD Banggai Kepulauan (Bangkep), Sulawesi Tengah (Sulteng) berkesinambungan.
Keberlanjutan program inisiatif Fraksi Partai ‘Banteng Moncong Putih’ tahun ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan BPJS Kesehatan Cabang Luwuk, Jumat 6 Maret 2026. Mereka yang bertandangan adalah Erik Lauw selaku perwakilan F-PDIP, serta Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cabang Luwuk, Mitra Akbar.
Erik menyampaikan, kuota masyarakat penerima iuran donasi masih sama dengan tahun sebelumnya, yakni 30 peserta yang tersebar di daerah pilih (dapil) II, III, dan IV. Targetnya adalah menjangkau masyarakat yang selama ini belum tersentuh program serupa.
“Saya bersama pak Hur Carlos dan pak Veririanus Lamasang dari Fraksi PDIP sudah mendata dengan baik dan memastikan 30 penerima donasi bukan masyarakat peserta jaminan kesehatan yang dibiayai oleh pemerintah. Baik pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten melalui Jamkesda,” kata Erik.
Lebih lanjut, jelas wakil rakyat asal dapil III ini, pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk membiayai kebutuhan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat Bangkep.
Meski demikian, masih terdapat masyarakat kategori miskin yang belum tersentuh. Terkat itu, Erik tak asal klaim. Data tersebut berdasarkan fakta yang ditemukan di lapangan ketika melakukan kunjungan ke dapil (Kundapil) awal tahun ini.
“Di Desa Olusi misalnya, kami menemukan (keluarga miskin) dimana satu kepala keluarga (KK) yang beranggotakan lima orang belum terkafer dalam program ini. Mereka kemudian kami catat dan masukan sebagai penerima donasi fraksi di tahun 2026,” ungkapnya.
Dalam menjaring calon penerima iuran, Erik dan kawan-kawan juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan akurasi data. Diantaranya dengan BPJS Kesehatan, Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan, serta Dinas Kesehatan.
Terbukti, untuk tahun ini, fraksi yang dinahkodai Hur Carlos itu telah memperbarui data menyusul ditemukannya peserta yang telah berstatus meninggal dunia.
“Kami mengupayakan satu KK tidak dobol menerima program yang sama, antara dari pemerintah dengan donasi dari kami. Agar masyarakat lain yang selama ini belum menikmati layanan kesehatan gratis bisa mendapat kesempatan yang sama,” tuturnya.
Erik berharap, bantuan seadanya ini bisa meringankan beban masyarakat serta dipandang sebagai langkah positif F-PDIP untuk berkotribusi bersama pemerintah daerah (Pemda) demi memenuhi kebutuhan masyarakat di sektor kesehatan.
“Semoga ke depan tidak ada lagi pasien yang semakin menderita akibat kesulitan berobat,” harap dia.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cabang Luwuk, Mitra Akbar mengapresiasi terobosan F-PDIP Bangkep yang telah berkontribusi nyata mendukung suksesi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
“Terimakasih kepada Fraksi PDIP Bangkep sudah membantu dan terlibat mensukseskan program JKN. Semoga ke depan donasinya bertambah sehingga bisa mengjangkau kebutuhan masyarakat secara luas untuk bisa berobat gratis,” pungkasnya.***














