BANGGAI – Anggota DPR RI Nilam Sari Lawira menggelar sosialisasi ‘Empat Pilar Kebangsaan’ di Kabupaten Banggai Laut (Balut), Sulawesi Tengah (Sulteng), tepatnya di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Adean, Kecamatan Banggai Tengah, Kamis 31 Juli 2025.
Di kesempatan itu, anggota dewan asal daerah pilih (Dapil) Sulteng ini hadir secara virtual via Zoom. Meski demikian, masyarakat tetap menunjukkan antusias tinggi mengikuti kegiatan garapan ‘Srikandi’ yang juga menjabat sebagai anggota MPR RI tersebut.
Selain diikuti masyarakat, sosialisasi ‘Empat Pilar Kebangsaan’ itu dihadiri pula oleh Wakil Ketua I DPRD Balut Jamaludin R Bunsiang, Perwira Penghubung (Pabung) 1308 Luwuk Banggai Mayor Infanteri Darta Tasiabe, camat Banggai Tengah dan Banggai Selatan, para kepala desa hingga BPD. Tak ketinggalan para siswa-siswi SMA/SMK, hingga seluruh lapisan masyarakat lainnya.
Pimpinan Dewan Balut, Jamaludin R Bunsiang dalam sambutannya menyampaikan, Empat Pilar Kebangsaan dimaksud mencakup; Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara. Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai Konstitusi negara. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk Negara, dan ‘Bhineka Tunggal Ika’, yakni semboyan negara.
Politikus NasDem ini menegekan, keseluruhan poin penting itu bukan hanya sekedar konsep atau teori, tetapi harus ditanamkan menjadi nilai-nilai dasar masyarakat dalam berbangsa dan bernegara.
“Oleh karena itu, sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk memperkuat jati diri bangsa dan memperkokoh semangat kebangsaan di tengah tantangan globalisasi, radikalisme, dan disitegrasi bangsa,” serunya.

“Empat Pilar ini juga sebagai peyangga utama untuk menjaga keutuhan, persatuan, dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya lagi.
Dia menekankan agar kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang seremoni, tetapi benar-benar menjadi momentum refleksi serta pembelajaran bersama untuk memberikan pemahaman tentang hak dan kewajiban warga negara. Selain itu, juga bertujuan menanamkan rasa kecintaan warna negara terhadap ‘Tanah Air’ tercinta.
“Kita diingatkan kembali betapa pentingnya menanamkan nilai-nilai luhur bangsa kepada seluruh lapisan masyrakat, terutama generasi muda, agar tidak terbawa oleh arus globalisasi dan ancaman disintegritas bangsa,” tutur Jamaludin.
Olehnya, dia berterimakasih sekaligus mengapresiasi langkah Nilam Sari Lawira yang telah menyelenggarakan kegiatan penting ini.
Jamaludin berharap, kegiatan ini mampu memberikan pemahaman menyeluruh kepada masyarakat sehingga forum diskusi rakyat terkait ‘Pilar Kebangsaan’ berlangsung kontruktif.
“Mari kita manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk berdialog, bertanya dan menggali lebih dalam tentang nilai-nilai luhur bangsa. Saya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti sosialisasi ini dengan sungguh-sungguh, aktif diskusi, serta menyerap materi yang disampaikan. Mari kita jadikan forum ini sebagai ruang belajar bersama, sekaligus ajang mempererat semangat kebangsaan dan persatuan,” ajaknya.
“Mari kita bawa nilai-nilai Empat Pilar ini ke lingkungan keluarga kita masing-masing, di sekolah, tempat kerja, bahkan komunitas. Sehingga nilai-nilai luhur kebangsaan benar-benar hidup dan menjadi bagian dari karakter bangsa,” pungkasnya.***














