SALAKAN – Akses jalan Salakan-Tobing di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Sulawesi Tengah (Sulteng) terancam amblas. Kondisi ini menimpa ruas jalan provinsi Salakan-Sambiut, tepatnya segmen Desa Tobungin.
Tampak beberapa meter bibir jalan tergerus erosi oleh luapan air sungai sebelum memasuki Desa Lesan, Kecamatan Tinangkung Selatan. Terutama di musim penghujan yang beberapa bulan terakhir terus mengguyur Pulau Peling.
Akibatnya, pada sisi tersebut hampir tak ada lagi material penyangga aspal. Padahal, kondisi aspal yang telah menyedot Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sulteng tahun 2024 itu masih tergolong sangat mulus.
Sehingga tak pelak jika kemudian banyak pihak mengkhawatirkan ancaman akses jalan Salakan-Tobing terputus jika tak segera mendapat perhatian dari pemerintah.
Ketua DPRD Bangkep Arkam Supu yang dimintai tanggapannya, Selasa 24 Juni 2025 mengaku, pihaknya juga telah menerima aduan terkait persoalan itu.
Dia menegaskan, akses jalan dimaksud tercatat sebagai aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng. Status ini membatasi kewenangan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mengintervensi perbaikan jalan melalui APBD Bangkep.
Meski demikian, menurutnya, ada langkah taktis yang dapat ditempuh Pemda. Yakni normalisasi sungai yang menjadi penyebab kerusakan bibir jalan.
“Air sungai selalu meluap setiap kali musim penghujan hingga menggenangi kawasan sekitar sehingga ikut mengikis material penopang bibir jalan,” jelas anggota dewan asal Daerah Pilih (Dapil) I ini.
Maka, lanjut Arkam, normalisasi sungai adalah solusi konkret sebagai upaya awal penanganan masalah.
“Untuk penanganan jangka pendek bisa diambil alih kabupaten, apalagi yang bersifat darurat,” tukasnya.
Politikus Pastai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menambahkan, masalah ini telah menjadi topik pembahasan komisi II DPRD selaku Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang membidangi infrastruktur jalan.
Koordinator komisi II ini juga menyampaikan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemda untuk mengambilalih penanganan darurat guna memastikan kelancaran mobilisasi Salakan-Tobing sebagai salah satu akses vital di Bangkep.***














